TANAMAN CAMPURAN
Halo Sobat Tandurin...
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga
Sobat Tandurin semua dimanapun berada tetap dalam keadaan sehat selalu ya...
Kalau kemarin kita telah membahas
mengenai urban farming, maka pada pembahasan kali ini kita akan membahas
mengenai TANAMAN CAMPURAN (MIXED CROPPING).
Tanaman campuran merupakan salah
satu bagian dari pola tanam polikultur. Dimana, tanaman campuran juga
memanfaatkan lahan yang ada dengan semaksimal mungkin dengan menanam beberapa
jenis tanaman pertanian. Tanaman campuran meniru keanekaragaman ekosistem alami
sehingga tanaman yang tumbuh tidak diatur jarak tanamnya. Seluruh tanaman yang
ada digabung menjadi satu pada lahan yang sama dan ditanam pada waktu yang sama.
Jumlah populasi seluruh tanaman atau berdasarkan setiap jenis tanaman juga pada
umumnya kurang diketahui karena ditanama
secara bersamaan tanpa ada perencanaan jarak tanam dan juga jumlah bibit yang
akan ditanam. Sehingga penggunaan lahan yang ada menjadi sangat efisien, akan
tetapi akan sangat rentan terhadap hama dan juga penyakit tanaman. Contoh
tanaman yang menggunakan sistem tanaman campuran seperti jagung, kedelai dan
ubi kayu.
Bagaimana Sobat Tandurin, sudah
mengertikan mengenai tanaman campuran? Jangan lupa untuk mulai menerapkan KRPL
(Kawasan Rumah Pangan Lestari) pada tempat tinggal Sobat Tandurin semuanya
yaa... Buat Sobat Tandurin yang tidak punya halaman rumah, jangan khawatir.
Karena mulai sekarang sudah bisa mengaplikasikan tanaman campuran pada tempat
tinggal Sobat Tandurin semuanya.
Terimakasih buat semua Sobat
Tandurin yang telah membaca postingan
tandurin kali ini, sampai ketemu pada postingan-postingan tandurin berikutnya...
SALAM
TANDURIN,
Ciptakan
Pangan Hijau, Lestarikan Pangan Negeri
Sumber:
https://paktanidigital.com/artikel/jenis-pola-tanam-polikultur/#.XzDSGSgzbIU
Komentar
Posting Komentar